Beranda » Dunia Islam » SEJARAH KERAJAAN MATARAM ISLAM

Senin, 05 September 2011 - 12:39:15 WIB
SEJARAH KERAJAAN MATARAM ISLAM
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Dunia Islam - Dibaca: 42078 kali

SEJARAH MATARAM

Kyai Ageng Pemanahan bergelar Kyai Ageng Mataram. Mataram adalah nama daerah yang dihadiahkan kepadanya oleh Sultan Sultan Hadiwijoyo, Sultan di Kerajaan Pajang. Karena Kyai Ageng Mataram bersama putranya Hangabehi Loring Pasar (Danang Sutowijoyo) telah dapat mengalahkan Raden Adipati Aryo Penangsang pada tahun 1527 M di Jipang Panolan.

            Kyai Ageng Pemanahan selanjutnya minta ijin kepada Sultan untuk menempati daerah Mataram itu. Sultan Hadiwijoyo mengizinkan dan berpesan,” Seorang gadis dari Kalinyamat itu supaya diasuh dan dijaga baik-baik. Apalagi sudah dewasa hendaklah dibawa masuk ke Istana”.

            Pesan itu disanggupi oleh Kyai Ageng Pemanahan, tetapi ia memohon agar diperkenankan mengajak putra Sultan Hangabehi Loring Pasar untuk pindah ke Mataram. Kyai Ageng Pemanahan sekeluarga berangkatlah menuju tlatah Mataram disertai dua orang menantunya, yakni Raden Dadap Tulis dan Tumenggung Mayang. Ditambah pula Nyi Ageng Nis istri Kyai Ageng Mataram dan penasehatnya Ki Ageng Juru Martani. Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis Pon tanggal 3 Rabiulawal tahun Jimawal. Dalam perjalanan mereka singgah berziarah ke Istana Pengging sehari semalam.

            Kyai Ageng sekeluarga melakukan doa dan sembahyang, memohon petunjuk kepada Tuhan, melakukan semedi dan shalat hajat, doanya ternyata diterima Tuhan, muncul pertanda pepohonan seketika menjadi condong, tetapi pohon serat tinggal tetap tegap. Setelah sembahyang subuh mereka berangkat menuju Mataram dan berhenti di desa Wiyoro. Selanjutnya membangun sebuah desa yakni desa Karangsari setelah singgah sementara waktu Kyai Ageng Pemanahan dan Ki Juru Mertani mencari pohon beringin yang telah ditanam oleh Sunan Kali Jogo untuk tetenger di sanalah letaknya wilayah Mataram dimaksud.

            Terdapatlah pohon tersebut di sebelah barat daya Wiyoro. Lalu memilih tanah sebelah selatan beringin yang hendak dipakai sebagai halaman dan rumah untuk bertempat tinggal Kyai Ageng Pemanahan beserta keluarga. Mereka bekerja keras, hingga pembangunan rumah beliau selesai dalam waktu singkat. Kemudian rumah baru segera  ditempati Kyai Ageng Pemanahan yang kemudian tersohor namanya dengan gelar Kyai Ageng Mataram. Banyak saudara asing ke Mataram sehingga menambah ramai dan makmurnya Mataram (sekarang dikenal dengan nama Kotagede, pusat kerajinan perak di Yogyakarta).

            Sahdan gadis pingitan Sinuhun Sultan Hadiwijoyo yang berasal dari Kalinyamat kini telah dewasa. Ngabehi Loring  Pasar (Raden Danang Sutowijoyo) pun telah dewasa. Ia mengganggu gadis pingitan tersebut. Hal ini segera diketahui oleh ayahnya Ki Ageng Mataram. Anaknya dipanggil lalu bersabda:

Ki Ageng Mataram; Anakku..mengapa kamu berani mengganggu gadis pingitan, alangkah amarahnya Sinuhun nanti apabila mengetahui.

Raden Sutowijoyo berkata; ”Saya berani melakukan hal itu, karena telah menerima wahyu.

KAM : Bagaimana kamu dapat mengatakan demikian itu ?

R.S : Ya. Demikianlah ketika mendengar daun nyiur jatuh ayah Sultan terkejut, lagi pula ketika hendak minum air kelapa itu terkejut pula.

            Kyai Ageng Mataram menyatakan, kini belum masanya dan mengajak putranya mengharap untuk berjanji tetap setia. Keduanya berangkat, pergi ke kasultanan Pajang. Sinuhun Sultan Hadiwijoyo sedang bercengkerama dihadap para putranya dan keluarganya. Melihat kedatangan Kyai Ageng Mataram diantar putranya. Lalu sesudah berjabat tangan Ngabehi Loring Pasar pun menghadap menghaturkan sembah-bakti. Sinuhun bertanya dengan keheranan mengapa datang menghadap bukan waktunya menghadap. Kyai Ageng Mataram menyatakan bahwa menghadapnya itu karena putranya telah berdosa besar berani melanggar dan mengganggu gadis pingitan dari Kalinyamat.

            Dengan bijaksana Sinuhun Sultan Hadiwijoyo berkata,”Anak tidak berdosa, kalau demikian memang salah saya, tidak memikirkan anak yang telah dewasa. Oleh karena sudah terlanjur kamipun ikut menyetujui. Tetapi anak jangan dimurka, pinta Sinuhun kepada Ki Ageng Mataram.

            Waktu sudah berjalan sekian lama, karena usianya sudah uzur, Ki Ageng Mataram gering lalu mangkat pada hari Senin Pon 27 Ruwah tahun Je 1533. Dimakamkan di sebelah barat Istana Mataram di Kotagede, Yogyakarta. Sementara itu, Ki Jurumartani pergi ke negeri Pajang menghadapkan putra Ki Ageng Mataram. Sinuhun lalu bercengkerama dengan Ki Jurumartani memberitahukan tentang mangkatnya Ki Ageng Mataram, Sinuhun terkejut hatinya dan bersabda;

            “Kakak Jurumartani, sebagai ganti dari penghuni Mataram ialah Ngabehi Loring Pasar dan harap dimufakati dengan nama Pangeran Haryo Mataram Senopati Pupuh”. Ki Jurumartani menyanggupi lalu mohon ijin kembali, peristiwa ini terjadi pada tahun 1540. Lalu Pangeran Haryo Mataram diangkat pada tahun Dal 1551 bergelar Kanjeng Panembahan Senopati ing Ngalogo yang menguasai tanah Jawa. Kemudian menurunkan raja-raja Surakarta dan Yogyakarta, demikian pula para Bupati di pantai-pantai Jawa hingga sekarang.

            Kanjeng Panembahan Senopati memegang kekuasaan kerajaan 13 tahun lamanya. Sesudah gering kemudian mangkat, pada hari Jumat Pon bulan Suro tahun Wawu 1563. Dimakamkan di sebelah barat Masjid di bawah ayahandanya. Selanjutnya putranya yang menggantikan dengan gelar Kanjeng Susuhunan Prabu Hanyokrowati. Penobatannya dalam bulan yang bersamaan dengan wafatnya Kanjeng Panembahan Senopati.

            Pada suatu hari, Kanjeng Susuhunan pergi berburu rusa ke hutan. Dengan tiada terasa telah berpisah dengan para pengantar dan pengawalnya, kemudian beliau diserang punggungnya oleh rusa dan beliau jatuh ke tanah. Sinuhun diangkat ke istana dan ia perintahkan memanggil kakanda Panembahan Purboyo.

            Sinuhun bersabda, “Kakanda, andaikata kami sampai meninggal, oleh karena Gusti Hadipati sedang bepergian, putramu Martopuro harap ditetapkan sebagai wakil menguasai Negeri Mataram. Amanat tersebut disanggupi, Sinuhun terkenal dengan gelar Sinuhun Seda Krapyak. Beliau mangkat pada bulan Besar, tuhan Jimawal 1565 dan dimakamkan di sebelah bawah makan ayahandanya, Panembahan Senopati.

            Demikian sejarah singkat kerajaan Mataram, yang sampai saat ini terbukti masih berdiri kokoh. Lalu dari keturunan manakah raja-raja besar Mataram ? Berikut ini saya paparkan silsilah  leluhur kerajaan Mataram:

1.    Sinuhun Brawijaya V, raja kerajaan Majapahit terakhir berputera Raden Bondan Kejawan yang   bergelar Kyai Ageng Tarub ke III.

2.    Kyai Ageng Tarub III mempunyai putra yakni Kyai Ageng Getas Pandowo.

3.    Kyai Ageng Getas Pandowo berputera Ki Ageng  Selo.

4.    Kyai Ageng Selo berputera Ki Ageng Nis.

5.    Ki Ageng Nis berputera Ki Ageng Pemanahan (Ki Ageng Mataram).

6.    Ki Ageng Pemanahan berputera Kanjeng Panembahan Senopati ing Ngalogo.

7.    Kanjeng Panembahan Senopati ing Ngalogo berputera Sinuhun Prabu Hanyokrowati.

8.    Sinuhun Prabu Hanyokrowati berputera Kanjeng Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo Kalipatullah  Panetep Panatagama Senopati ing Prang

Bagi kebanyakan masyarakat Jawa khususnya Yogyakarta dan Solo, percaya dengan kisah mistik raja-raja Mataram yang berhubungan erat dengan Kanjeng Ratu Kidul. Kanjeng Ratu Kidul entitasnya bukan lah sejenis jin, siluman atau setan, tetapi merupakan wujud panitisan dari bidadari, yang turun ke dalam dimensi gaibnya bumi (bukan alam ruh/barzah), berperan menjaga keseimbangan alam semesta khususnya sepanjang pesisir selatan Jawa dan wilayah samodra selatan Nusantara. Menjaga kelestarian alam dengan mencegah atau menghukum manusia yang tidak menghormati alam semesta ciptaan Tuhan YME, atau manusia yang merusak keseimbangan alam dengan cara mengambil kekayaan alam secara serakah dan tamak. Kanjeng Ratu Kidul sebagaimana raja atau ratu gung binatara yang bijaksana dan sakti mandraguna, manembah tunduk kepada Gusti Ingkang Akaryo jagad. Namun demikian, Kanjeng Ratu Kidul tetap sebagai entitas mahluk halus, dalam arti tidak memiliki raga atau jasad dalam bentuk fisik.

/=====================/

KISAH BALOK MATARAM

            Kisah mistis di atas tidak terlepas dari sejarah pusaka balok kayu jati yang bernama Kyai Tunggulwulung. Saat ini diletakkan di sebelah timur makam Gusti Kanjeng Panembahan Senopati yang membujur ke utara, panjangnya 5 meter diameter 25 cm. Balok tersebut adalah bekas titihan (kendaraan/perahu) ketika Panembahan Senopati bertapa menghanyutkan diri di sungai Opak hingga sampai di kratonnya jagad halus, ialah Kanjeng Ratu Kidul. Kemudian mempunyai wilayah jajahan di jagad halus. Seperti ditulis dalam kitab Wedhatama karya KGPAA Mangkunegoro IV, dalam tembang Sinom, yang artinya sebagai berikut ;

1)    Sekalipun Kanjeng Ratu Kidul dapat menguasai samodra, apa pun kehendaknya terlaksanan. Akan tetapi masih kalah wibawa dengan Gusti Kanjeng Panembahan Senopati.

2)    Kanjeng Ratu Kidul sangat mengharapkan bisanya terjalin persahabatan antara kerajaan mahluk halus dengan kerajaan Senopaten. Selanjutnya memohon agar sekali tempo Gusti Kanjeng Panembahan Senopati sudi mengadakan pertemuan di dalam dunia mahluk halus. Sekalipun dengan susah payah Panembahan Senopati menyanggupi hingga sampai turun temurun.

Selanjutnya wawancara antara Gusti Panembahan Senopati (GPS) dengan Kanjeng Ratu Kidul (KRK), begini:

KRK    : “…Marilah Kangmas Priyagung agigit, bersama dengan kami, tinggalkan saja Sang Permaisuri serta abdi sentana putri. Anda di alam kami akan mendapatkan ganti yang lebih memuaskan hati. Pindahlah dari Mataram, hamba akan menerima dengan senang hati. Di dalam kerajaan kami Paduka akan penuh wibawa, kami sembah dan kami siap mengabdi sampai akhir zaman.

GPS     : “…Karena sudah demikian cinta Dinda dengan saya, saya pun tidak akan menyia-nyiakan, saya sambut uluran kasih persahabatan Dinda. Tetapi leluhur kami berpesan, bangsa manusia itu karena berasal dari bumi sebaiknya sampai akhir hayatnya juga dikubur di bumi. Tidak pantas dan merupakan pantangan kami merubah jenis menjadi mahluk halus. Oleh karena itu jangan khawatir saya ingkar janji, setiap hari selalu terbayang kecantikan wajah Adinda. Dalam waktu tertentu kita sekali tempo mengadakan pertemuan saja”.

            Demikian sekilas riwayat balok Mataram, yang sedikit banyak dapat menguak sejatinya hubungan gaib kerajaan Mataram secara turun temurun dengan kerajaan dunia halus di laut selatan. Bagaimana menempatkan secara tepat dan bijaksana antara manusia dengan mahluk halus yang juga ciptaan Gusti Allah Yang Maha Wisesa. Dapat sebagai contoh bagi generasi sekarang bagaimana cara memahami hubungan manusia dengan mahluk gaib. Seyogyanya manusia dapat bersikap bijaksana dan tidak sombong, menempatkan mereka yang gaib sebagaimana interaksi dengan manusia saling menghargai dan menghormati sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan. Karena masih sebagai mahluk Tuhan, mahluk halus tetap memiliki karakter seperti halnya manusia, ada yang baik ada yang jahat, ada yang manembah kepada Tuhan, tetapi ada pula yang membangkang. Keterangan dihimpun dari hasil wawancara Jurukunci Pasarean (makam) Agung Mataram di Kotagede dan di Imogiri Bantul dan sebagaimana dikisahkan para abdidalem di dua Pasarean Agung tersebut. Referensi; Mantri Jurukunci R.Ng. Martohastono. (http://sabdalangit.wordpress.com/2008/10/14/77/)

 

 

Soko Guru

 

 

KI Ageng Pemanahan / Ki Ageng Mataram

 

Panembahan Senopati

Sultan Agung



36 Komentar :

siti laili zarwati
20 Januari 2012 - 11:04:05 WIB

maaf , mohon di detailkan kembali .
terimakasih.
sasas
22 Februari 2012 - 19:51:58 WIB

goblok
zainun
01 Maret 2012 - 13:11:16 WIB

ra mutu kurang jelas
domenico
06 Maret 2012 - 12:02:55 WIB

enggak jelas woi banget
sulistiawati
14 Maret 2012 - 17:29:59 WIB

kurang jelas???
soehardjo
22 Maret 2012 - 16:36:02 WIB

kami hargai upaya yang disampaikan sangat baik dan jelas
fdfe
24 Maret 2012 - 16:33:52 WIB

ccd
htee
03 April 2012 - 18:40:05 WIB

gaje
Djumanji
09 April 2012 - 16:23:50 WIB

kurang lengkap & jelas
Boskom
11 April 2012 - 12:36:01 WIB

Kurang jelas. . .

Coba donk bkinya lbih detail lgi,..
siapa aja
11 April 2012 - 19:18:52 WIB

kurang jelas, kurang lengkap, dialognya banyakin lagi dong
ahh... sih begoo
11 April 2012 - 20:47:44 WIB

sumpah nih apa banget deh, bego banget yang bikin
HP
09 Juni 2012 - 12:50:25 WIB

sjarah'a bgs dn jls koq!! saya ska!!
sssssrrrrrrrrrrrnnnnrrrnnn
28 Agustus 2012 - 17:45:34 WIB

jlkkk banget sich eeeeee
luluk
28 Agustus 2012 - 17:48:32 WIB

jelek
antonius
23 September 2012 - 15:07:19 WIB

teralu panjang
andry
23 September 2012 - 20:34:35 WIB

hargai dong..kalian tinggal lihat aja pada komen jelek..emang kalian bisa buat yang bagus..
wahyudi
14 Oktober 2012 - 12:34:22 WIB

mbojo
gita sari
15 Oktober 2012 - 15:34:56 WIB

seharusnya semua dari raja pertama sampai terakhir ada
rusman............
15 Oktober 2012 - 15:55:51 WIB

panjang banget sich tulisan nya emang nya semua tulisan itu penting gk???????????????
nuya
23 November 2012 - 17:31:08 WIB

kerajaan mataram islam semestinya ada aspek bidang politik , aspek budang ekonomi aspek bidang budaya nya , itusih kurangnya tp ini jg bermanfaat kok:)
buldog
04 Desember 2012 - 15:10:57 WIB

penting atuh toLLooollll
habib
25 Januari 2013 - 20:45:03 WIB

Salam kenal yaaa. Tulisan yang menarik, kunjungi blogku juga ya pak.bu, mas dan mbak!. Tak ada yang lebih menyedihkan dan mengharukan dari kisah Mangir Pembayun, seperti juga ketika saya bersimpuh di makam Pembayun di Kebayunan Tapos Depok Jawa Barat, bersebelahan dengan makam anaknya Raden Bagus Wonoboyo dan makam Tumenggung Upashanta, kadang sebagai trah Mangir, aku merasa bahwa akhirnya mataram dan mangir bersatu mengusir penjajah Belanda di tahun 1628-29, cobalah cermati makam cucu Pembayun yang bernama Utari Sandi Jayaningsih, Penyanyi batavia yang akhirnya memenggal kepala Jaan Pieterz Soen Coen pada tanggal 20 September 1629, setelah sebelumnya membunuh Eva Ment istri JP Coen 4 hari sebelumnya, kepala JP Coen yang dipenggal oleh Utari inilah yang dimakamkan di tangga Imogiri, Spionase Mataram lagi lagi dijalankan oleh cucu Pembayun dan ki Ageng Mangir, informasi buka http://pahlawan-kali-sunter.blogspot.com/2013/01/ki-ageng- mangir-mempunyai-keturunan-di.html
Bejo
12 Maret 2013 - 12:06:57 WIB

Ini masalah bahasnya masih betul2 transletan 'pleg', kalo di susun lagi pasti jelas....yg di maksud hadiwijaya sulatn pajang joko tongkir kan...klo ga salah karena jasanya sutowijoyo yang berhasil mengalahkan musuh terkuat tingkir ya ni aryo panagsang yang memiliki keris sakti 'setan kober', dngan akal cerdiknya sutowijoyo berhasil menombak aryo panangsang dengan tombak kyai pleret. Atas jasanya dia diangkat anak oleh joko tingkir dan dihadiahi daerah kekuasaan, sebagai panembahan senopati. dan sutowijoyo inilah cikal bakal garis keturunan hamengkubuwono 1-10
Butik Baju
21 Juni 2013 - 10:23:59 WIB

Thanks buat beritanya.... tetep selalu informatif untuk selalu memberikan update berita buat para pembaca....
British Expats
12 Agustus 2013 - 20:26:24 WIB

Mari kita mulai kerja lagi,kan udah abis liburan kan. Tentunya mulai beraktivitas lagi dan harus lebih semangat. Hati baru, jiwa baru harapan baru.
cara melupakan mantan
20 Agustus 2013 - 14:55:41 WIB

Siang2 gak ada kerjaan, ya mendingan baca-baca berita/artikel di internet saja dan untunglah ketemu dg situs ini. Seneng banget dapat ilmu baru. Makasih yaaa
Tuckpointing Chicago
04 September 2013 - 22:39:57 WIB

Asli manteb betul situs ini. Pengunjungnya juga bejibun. Salam kenal aja mas bro...
zulfa
18 Oktober 2013 - 11:22:33 WIB

sudah lengkap ya?
Obat Kolesterol
13 Desember 2013 - 11:01:16 WIB

hidup harus ada pengorbanan,terus dan terus berjuang sampey titik ddarah peng habisan http://goo.gl/1Sa4r1 http://goo.gl/PFAu0c
obat tradisional kolesterol
18 Januari 2014 - 08:09:17 WIB

oke makasih infonya http://goo.gl/2tZAui
CCTV Bandung
07 Maret 2014 - 14:16:46 WIB

mohon terus update info-info terbaru melalui web ini :)
CCTV Bandung
08 Maret 2014 - 18:27:46 WIB

Terimakasih untuk informasi dan beritanya
CCTV Bandung
18 Maret 2014 - 11:49:54 WIB

Tema websitenya bagus dan enak di baca.. jadi betah banget baca berita dan info disini.. :)
CCTV Bandung Murah
18 Maret 2014 - 11:50:40 WIB

saya gak sengaja masuk page ini, ternyata isi nya lumayan bagus dan update. lanjutgan!
ISP di Bekasi
18 Maret 2014 - 11:51:29 WIB

ijin membaca di website ini, yang membantu saya mencari pengetahuan baru terimakasih

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

 


Langganan RSS





/ /



447887

Pengunjung hari ini : 30
Total pengunjung : 207896

Hits hari ini : 90
Total Hits : 447887

Pengunjung Online: 2





Apa Browser Favorit Anda?

Internet Explorer
Mozilla Firefox
Google Chrome
Opera
KHUTBAH

Lihat Hasil Poling